085881460640

Bekasi Jawa Barat

Selamat Datang Di Web Opssekolahdasar

Sabtu, 09 April 2016

Rapat Koordinasi Nasional Pelaksanaan Kebijakan dan Program Direktorat Jenderal PAUD dan Dikmas Tahun 2016

Berikut ini kami informasikan terkait dengan Di keluarkannya kebijakan dan mekanisme akreditasi sekolah PAUD-Dikmas pada tahun 2016 ini, ada informasi dari Kegiatan diberbagai daerah yang dilakukan oleh diknas pendidikan setempat. Silahkan di simak informasi ini, dan kami lansir langsung dari forum kemendikbud PAUD-Dikmas.

Rakornas pertama yang belangsung pada tanggal 1 sampai dengan 4 februari 2016 di Medan Sumatera Utara, pada kegiatan ini dihadiri oleh Dirjen PAUD dan Dikmas, Sekretaris Ditjen PAUD dan Dikmas serta jajarannya, para Direktur di lingkungan PAUD dan Dikmas, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi,Kepala Pusat PAUD dan Dikmas, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, Kepala Balai PAUD dan Dikmas,Kepala Bidang yang menangani PAUD dan Dikmas dan para Peserta Rakornas.

Pada kesempatan ini Direktur Pembinaan PAUD, Dr Ella Yulaelawati M.A., P.hD memaparkan beberapa poin penting dalam kegiatan ini, beliau memjelaskan bahwa tahun 2016 merupakan titik awal untuk mencapai tujuan ke-empat dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals’), yaitu pendidikan yang berkualitas. Target dari tujuan SDG yang ke-empat ini disebut Agenda Pendidikan 2030. Agenda Pendidikan 2030 ini mempunyai visi kemanusiaan dalam membangun pendidikan yang berkelanjutan dan berkualitas untuk memenuhi hak azasi manusia, keadilan, dan perlindungan dalam menjunjung harkat dan martabat yang dilandasi dengan keberagaman budaya, tanggung jawab dan akuntabilitas bersama. Dalam mewujudkan perdamaian dan pembangunan berkelanjutan.

Target Agenda Pendidikan 2030 untuk PAUD adalah “memastikan seluruh anak laki-laki dan perempuan memperoleh akses terhadap perkembangan, perawatan dan pendidikan pra-SD (PAUD) yang bermutu untuk menjamin kesiapan memasuki pendidikan dasar.”

Di Indonesia, capaian Satu Desa minimal satu PAUD adalah 72,29 persen atau 58.174. Desa di seluruh pelosok Indonesia telah memiliki paling tidak satu lembaga PAUD. Capaian ini merupakan suatu hal yang menggembirakan, sekaligus menunjukkan bahwa PAUD telah menjadi Sebuah Gerakan Masyarakat.

APK PAUD telah menunjukkan persentase yang cukup baik yaitu 70,10 persen, walaupun masih ada yang di bawah rata-rata APK Nasional. Saat ini terdapat 190.225 (Dapodik, 2016) yang hampir seluruhnya diselenggarakan oleh masyarakat. Untuk itu pemerintah mengalokasikan BOP PAUD sebesar Rp.600.000,-(enam ratus ribu rupiah)/peserta didik/tahun dengan prioritas anak usia 4-6 tahun. Dalam hal terdapat kelebihan anggaran pemerintah kabupaten/kota dapat mengalokasikan kepada satuan PAUD atau Lembaga yang melayani peserta didik di bawah usia 4 tahun.

Satuan PAUD atau Lembaga yang layak mendapatkan alokasi BOP PAUD adalah yang memiliki paling sedikit 12 peserta didik. Satuan PAUD atau Lembaga menerima paling banyak adalah Rp. 36.000.000,- (tiga puluh enam juta rupiah) per tahun.

Penyaluran dana dari Kas Umum Daerah ke rekening satuan PAUD atau Lembaga dilakukan satu kali dalam satu tahun, paling lambat tri wulan kedua berakhir.

Namun demikian, kita menyadari pula bahwa tumbuhnya PAUD secara cepat mengandung tantangannya tersendiri karena peningkatan kuantitas itu perlu diiringi dengan peningkatan kualitas yang berkelanjutan.

Dalam Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2013 tentang Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif mengamanatkan terpenuhinya kebutuhan esensial anak usia dini, yaitu pengasuhan, perawatan gizi dan kesehatan, pendidikan dan perlindingan anak.

Kemudian penelitian tentang otak manusia menunjukkan bahwa pada tahun-tahun awal kehidupan – ketika otak manusia sedang dibangun – merupakan kesempatan emas untuk mengembangkan seluruh potensi anak dan mempertajam keterampilan akademik, sosial dan kognitif untuk berhasil di sekolah dan pada kehidupan mereka kini dan nanti.

Penelitian Professor James Heckman, ahli ekonomi dari Universitas Chicago dan peraih nobel ekonomi, menyatakan bahwa investasi satu US Dollar dalam PAUD berkualitas akan memperoleh imbal hasil investasi sebesar tujuh US Dollar. Setiap satu Rupiah untuk PAUD berkualitas nantinya beroleh imbal hasil tujuh kali lipat. Kuncinya terletak pada kualitas PAUD untuk SEMUA dan semua untuk KUALITAS. Kebijakan, perencanaan, anggaran, pelaksanaan dan penilaian semua untuk kualitas.

Jika PAUD berkualitas tersedia untuk setiap anak, maknanya kita menyediakan tempat yang aman bagi setiap anak untuk tumbuh dan belajar, memberikan titik awal yang mereka butuhkan berhasil di sekolah dan menjadi angkatan kerja dengan penghasilan tinggi, serta membangun keluarga yang stabil pada masanya nanti.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memulai dengan mewujudkan target SDG poin ke-4 dengan mulai memberikan DAK BOP PAUD untuk 190.158 lembaga, Alat Permainan Edukatif melalui dana dekonsentrasi, peningkatan mutu guru antara lain melalui Diklat berjenjang dan penumbuhan budi pekerti sejak dini. Salah satu contoh penumbuhan budi pekerti sejak dini adalah melalui komik dan lagu, dongeng, cerita rakyat, buku-buku berbasis bahasa ibu untuk dibacakan orang tua, pedoman guru tentang pelaksanaan kurikulum 2013 yang sangat bernuansa penumbuhan budi pekerti serta pedoman pengawasan penggunaan bahan pembelajaran, bahan main, dan APE di penyelenggaraan pendidikan usia dini.


Kami juga mengundang contoh-contoh lainnya dari khalayak yang dapat kami unggah di Ruang Guru Online yang akan berisi dongeng dan lagu dalam kanal Rumah Cerita.

Oleh karena itu, saya mengharapkan melalui Rapat Koordinasi ini dapat diperoleh pemahaman tentang kebijakan Pendidikan Anak Usia Dini serta contoh-contoh praktik-praktik baik dalam penyerapan anggaran, penggunaan anggaran untuk penyelenggaraan PAUD, dan percepatan serapan anggaran.

Demikianlah uraian dan paparan tentang kebijakan Pendidikan Anak Usia Dini yang disampaikan oleh Direktur Pembinaan Pengembangan Anak Usia Dini, Dr.Ella Yulaelawati, M.A., Ph.D.

Sumber : Mendikbud .go.id

Tidak ada komentar:
Write komentar

Terimakasih Sudah Berkunjung di Website Opssekolah Dasar. Join Our Newsletter http://opssekolahdasar.blogspot.co.id
Join Our Newsletter